Memuat...

Pasukan Pendudukan Membunuh 91 Orang, Termasuk Mereka yang Melarikan Diri dari Kota Gaza

Hanin Mazaya
Ahad, 21 September 2025 / 29 Rabiulawal 1447 15:12
Pasukan Pendudukan Membunuh 91 Orang, Termasuk Mereka yang Melarikan Diri dari Kota Gaza
(Foto: Eyad Baba/AFP/Getty Images)

GAZA (Arrahmah.id) - Pasukan pendudukan "Israel" telah menewaskan 91 warga Palestina di Gaza dalam satu hari, menurut petugas medis, termasuk anggota keluarga seorang dokter terkemuka dan empat orang di dalam truk yang melarikan diri dari Kota Gaza utara.

Pembunuhan pada Sabtu (20/9/2025) terjadi ketika pasukan "Israel" terus melancarkan serangan udara dan darat tanpa henti untuk merebut Kota Gaza, pusat kota terbesar di daerah kantong tersebut, dan memaksa penduduknya ke zona konsentrasi di selatan.

Pasukan "Israel" mengebom rumah-rumah penduduk, sekolah-sekolah yang diubah menjadi tempat penampungan, tenda-tenda yang menampung para pengungsi, dan sebuah truk yang membawa orang-orang yang mencoba melarikan diri dari Kota Gaza atas perintah militer, lansir Al Jazeera.

Setidaknya 76 orang tewas dalam serangan tersebut.

Sabtu dini hari, rumah keluarga Dr. Mohammed Abu Salmiya, direktur rumah sakit terbesar di Kota Gaza, al-Shifa, diserang, menewaskan sedikitnya lima orang.

Para korban termasuk saudara laki-laki Abu Salmiya, saudara iparnya, dan anak-anak pasangan tersebut.

"Saya terkejut dan terpukul melihat jenazah saudara laki-laki saya dan istrinya," ujar Abu Salmiya, yang bertugas di unit gawat darurat rumah sakit, kepada kantor berita AFP. "Segalanya mungkin terjadi sekarang, karena Anda menerima orang-orang terkasih Anda sebagai martir atau terluka."

Hamas mengutuk serangan itu, menyebutnya sebagai "pesan teroris berdarah yang ditujukan kepada para dokter untuk memaksa mereka meninggalkan kota".

Hamas mencatat bahwa pasukan "Israel" telah menewaskan sekitar 1.700 tenaga kesehatan dan memenjarakan 400 lainnya sejak melancarkan perang di Gaza pada Oktober 2023.

 

Warga Palestina yang melarikan diri terkena serangan
Serangan "Israel" lainnya mengenai sekelompok warga Palestina yang berada di dalam truk yang mencoba melarikan diri dari Kota Gaza, menewaskan sedikitnya empat orang dan meninggalkan mayat-mayat berlumuran darah berserakan di jalan.

Serangan itu terjadi di wilayah Nasr di kota tersebut.

Menurut Pertahanan Sipil Palestina di Gaza, serangan "Israel" terhadap kota itu, yang dimulai pada Agustus, telah memaksa lebih dari 450.000 orang mengungsi. Pada awal serangan, terdapat sekitar satu juta orang di wilayah tersebut.

Sementara itu, militer "Israel" memperkirakan telah menghancurkan hingga 20 blok menara selama dua minggu terakhir di Kota Gaza.

Namun, warga Palestina yang telah mengungsi kesulitan mencari tempat berlindung.  (haninmazaya/arrahmah.id)