Memuat...

Picu Kontroversi! Rekaman Audio Pangeran Saudi Ungkap Kebobrokan Raja Salman dan MBS

Hanoum
Ahad, 16 November 2025 / 26 Jumadilawal 1447 05:20
Picu Kontroversi! Rekaman Audio Pangeran Saudi Ungkap Kebobrokan Raja Salman dan MBS
Picu Kontroversi! Rekaman Audio Pangeran Saudi Ungkap Kebobrokan Raja Salman dan MBS

RIYADH (Arrahmah.id) -- Rekaman audio diduga Pangeran Saudi Sultan bin Mishaal bocor dan menciptakan kontroversi luas di media sosial. Rekaman ini dipublikasikan oleh jurnalis Mesir Abdullah El-Sherif.

Dilansir Arabi21 (14/11/2025), suara yang diduga pangeran Saudi tersebut berbicara tentang kasus-kasus korupsi dan pencucian uang yang dilakukan keluarga kerajaan Arab Saudi saat ini.

Dalam rekaman tersebut, sang pangeran mengkritik sepupunya, Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS), atas keinginannya untuk mengadilinya pada tahun 2017 ketika pihak berwenang menahan beberapa anggota keluarga kerajaan di Hotel Ritz-Carlton.

Pangeran tersebut menyatakan dalam rekaman tersebut bahwa ia menuntut pengadilan terhadap Raja Salman dan para pangeran lainnya, dan ia mengarahkan "hinaan vulgar" kepada Raja Saudi Salman bin Abdulaziz.

Sultan bin Mishaal mengungkapkan bahwa Menteri Kehakiman Saudi Walid Al-Samaani memiliki riwayat gangguan jiwa, mempertanyakan mengapa ia diangkat ke posisi yang begitu sensitif.

Pangeran Saudi tersebut juga menyinggung kasus-kasus korupsi yang melibatkan perampasan tanah, menuduh Raja Salman merampas tanah senilai jutaan dolar.

Sultan bin Mishaal menuturkan tuntutannya agar MBS meminta pertanggungjawaban seluruh anggota keluarga kerajaan, terutama mereka yang memegang jabatan pemerintahan, dengan mengatakan, "Saya tidak bersumpah untuk melindungi aset negara, saya juga tidak memegang jabatan pemerintahan apa pun, jadi bagaimana Anda bisa meminta pertanggungjawaban saya?"

Pangeran Saudi tersebut menolak ditanyai tentang sumber kekayaannya, dengan mengatakan, "Jangan tanya dari mana saya mendapatkan uangnya; tanyakan saja pada orang yang membawa map hijau," merujuk pada para pencari kerja di Arab Saudi yang mengirimkan lamaran mereka menggunakan map hijau ini.

Sultan bin Mishaal juga mengungkapkan keheranannya atas pengaruh keluarga Al-Sheikh yang semakin besar dalam aparatur negara, mengaitkannya dengan "nepotisme dan pernikahan dalam keluarga tersebut." (hanoum/arrahmah.id)