Memuat...

Rudal Munisi Tandan Iran Lumpuhkan Jalanan dan Jembatan di 'Israel'

Zarah Amala
Senin, 16 Maret 2026 / 27 Ramadan 1447 10:28
Rudal Munisi Tandan Iran Lumpuhkan Jalanan dan Jembatan di 'Israel'
Menurut seorang ahli 'Israel', rudal kluster Iran menyebabkan kerusakan serius pada infrastruktur (Getty Images).

TEL AVIV (Arrahmah.id) - Serangan rudal harian Iran kini memasuki fase yang lebih mematikan dengan penggunaan munisi tandan (cluster bombs) yang dirancang untuk pecah di udara. Mantan Kepala Otoritas Pemadam Kebakaran Ramat Gan, Aharon Godiner, mengungkapkan kepada media Maariv bahwa proyektil ini menyebarkan fragmen berbahaya dalam radius beberapa kilometer, menyebabkan kerusakan parah pada gedung bertingkat, kendaraan, hingga menciptakan lubang-lubang besar di jalan raya.

Laporan terbaru menunjukkan bahwa dalam satu gelombang serangan saja, Teheran melepaskan sekitar 250 rudal, di mana hampir separuhnya membawa kepala putus (munisi tandan). Hal ini memicu kepanikan massal di kota-kota besar Israel, mengakibatkan kecelakaan lalu lintas fatal karena pengemudi yang berhenti mendadak saat sirine berbunyi, serta ancaman runtuhnya jembatan-jembatan vital.

Rudal ini melepaskan sub-amunisi seberat 3 hingga 5 kg di ketinggian tinggi. Jika menghantam bangunan satu lantai, bangunan tersebut berisiko runtuh total. Di gedung tinggi, kerusakan bergantung pada sudut jatuh dan ledakan lantai ke lantai.

Pakar keamanan memperingatkan warga untuk tidak lagi berlindung di bawah jembatan saat serangan terjadi. Jembatan kini menjadi target rentan yang bisa runtuh akibat getaran ledakan beruntun. Kekacauan di jalan raya menyebabkan kemacetan total dan kecelakaan berat. Banyak jalur utama yang terpaksa ditutup akibat puing-puing rudal dan kepanikan warga.

Komando Front Dalam Negeri 'Israel' mengeluarkan instruksi tegas agar warga tidak menyentuh benda mencurigakan atau sisa intersepsi rudal, karena munisi tandan sering kali tidak meledak seketika dan tetap aktif di darat.

Hingga hari ke-16 konfrontasi ini, serangan balasan Iran telah menewaskan setidaknya 14 warga 'Israel' dan melukai 3.195 lainnya. Sementara itu, agresi AS-Israel ke Iran telah menewaskan 1.332 orang, termasuk mendiang Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei.

Selain jatuhnya korban jiwa, penggunaan bom curah ini secara sistematis menghancurkan infrastruktur sipil 'Israel'. Biaya perbaikan jalan, jembatan, dan pembersihan area dari sisa bom yang belum meledak diperkirakan akan sangat besar, menambah beban ekonomi di tengah perang yang masih berkecamuk. (zarahamala/arrahmah.id)