Memuat...

Sebuah ledakan besar guncang ibu kota Iran

Rafa
Jumat, 26 Juni 2020 / 5 Zulkaidah 1441 15:00
Sebuah ledakan besar guncang ibu kota Iran
A picture taken on August 20, 2010 shows an Iranian flag fluttering at an undisclosed location in the Islamic republic next to a surface-to-surface Qiam-1 (Rising) missile which was test fired a day before Iran was due to launch its Russian-built first nuclear power plant. Iranian Defence Minister Ahmad Vahidi said the missile was entirely designed and built domestically and powered by liquid fuel. AFP PHOTO/VAHID REZA ALAEI (Photo credit should read VAHID REZA ALAEI/AFP/Getty Images)

TEHERAN (Arrahmah.com) - Sebuah ledakan berskala besar mengguncang timur ibu kota Iran, Teheran, pada Kamis (25/6/2020), ungkap media setempat.

Video singkat yang diunggah di media sosial menampakkan sebuah kilatan berwarna oranye terang yang diikuti gumpalan asap tebal.

"Beberapa sumber lokal melaporkan kilatan besar berwarna oranye di sebelah timur Teheran. Dikatakan kilatan itu muncul setelah sebuah ledakan besar terjadi. Pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan terkait hal ini," lapor televisi pemerintah Iran.

Wakil Gubernur Teheran Hamid Reza Goudarzi mengatakan bahwa investigasi atas kasus ini telah diluncurkan.

Mengutip otoritas negara, kantor berita Tasnim melaporkan pada Jumat (26/6) pagi bahwa ledakan tersebut terjadi di sebuah depot gas yang berada tak jauh dari kantor kementerian pertahanan.

Kantor berita tersebut juga menambahkan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Adapun rincian kerugian akan dipaparkan oleh pihak berwenang.

Pusat Gawat Darurat Teheran mengatakan bahwa tidak ada permintaan ambulans ke lokasi kejadian.

Sementara itu, dilaporkan bahwa separuh kota Shiraz di provinsi Fars gelap gulita setelah sebuah pembangkit listrik terbakar akibat ledakan tersebut.

"Akibat kebakaran di salah satu pembangkit listrik di Shiraz, beberapa bagian kota terkurung dalam gelap," ujar juru bicara Dewan Islam Kota Shiraz Saeid Nazeri kepada Mehr News Agency.

Nazeri menambahkan bahwa api berhasil dipadamkan dan perbaikan sedang dilakukan.

Kepala Pemadam Kebakaran Shiraz, Muhammad Hadi Khani , juga mengatakan bahwa kebakaran itu disebabkan oleh ledakan, yang terjadi sekitar pukul 11:21 malam waktu setempat.

Kedua insiden tersebut menimbulkan kekhawatiran di masyarakat tentang kemungkinan adanya serangan di negara tersebut. (rafa/arrahmah.com)