Memuat...

Serangan gabungan di Idlib, mujahidin hancurkan 2 posko militer rezim Suriah

Muhib Al-Majdi
Senin, 21 Januari 2013 / 10 Rabiulawal 1434 11:45
Serangan gabungan di Idlib, mujahidin hancurkan 2 posko militer rezim Suriah
Kelompok mujahidin Jabhah Nushrah berangkat menuju pertempuran memukul mundur serangan musuh di desa Sulaiman Al-Halabi dan Arqub

IDLIB (Arrahmah.com) – Media massa yang dikuasai oleh jaringan Yahudi, Nasrani dan sekuler selalu mengesankan permusuhan dan perpecahan antara mujahidin FSA dengan mujahidin kelompok Islam di Suriah. Padahal realita lapangan membuktikan kedua kelompok mujahidin Suriah tersebut selalu bekerja sama dalam mengusung jihad Islam melawan rezim Nushairiyah Suriah. Operasi gabungan sering mereka lakukan di Aleppo, Idlib, Dier Ezzur, Homs, Hamah dan Damaskus.

Di propinsi Idlib, dua kelompok jihad Islam non FSA yaitu mujahidin Jabhah Nushrah dan Brigade Ahrar Asy-Syam kembali bekerja sama dengan dua kelompok jihad FSA yaitu mujahidin Brigade At-Tauhid dan Brigade Shuqur Asy-Syam. Dalam operasi gabungan pada Ahad (28/11/2012), mereka berhasil menghancurkan dua posko militer di kota Salqin, Idlib. Dalam pertempuran tersebut mereka merebut banyak kendaraan militer dan persenjataan militer. Mereka juga berhasil memukul mundur pasukan rezim Suriah dalam pertempuran lanjutan.  

Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang

Jabhah Nushrah - Penjelasan no. 180

Operasi gabungan – serangan terhadap posko militer Khaimah dan Zaidani di Idlib

Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam senantiasa dilimpahkan kepada Muhammad. Amma ba'du.

Dengan taufik Allah semata, mujahidin Jabhah Nushrah di Idlib melakukan operasi gabungan dengan mujahidin Brigade At-Tauhid, mujahidin Brigade Ahrar Asy-Syam dan mujahidin Brigade Shuqur Asy-Syam pada hari Ahad, 14 Muharram 1434 H / 28 November 2012 M pada pukul 15.55 siang dengan menyerang posko militer Khaimah dan Zaidani pada jalan raya Salqin, Idlib, antara gerbang kota Idlib dan penjara. Pertempuran sengit berlangsung sampai pukul 19.50 malam.

Posko militer Zaidani diperkuat oleh 3 tank, 3 senapan mesin berat kaliber 12,7 mm dan sekitar 50 tentara rezim Nushairiyah Suriah.

Posko militer Khaimah diperkuat oleh 3 tank dan sekitar 12 tentara rezim Nushairiyah Suriah.

Jalannya serangan:

Setelah berserah diri sepenuhnya kepada Allah, kelompok mujahidin dibagi menjadi dua regu. Mujahidin Jabhah Nushrah dan mujahidin Brigade Shuqur Asy-Syam bertugas menyerang posko militer Zaidani. Adapun mujahidin Brigade Ahrar Asy-Syam dan mujahidin Brigade At-Tauhid bertugas menyerang posko militer Khaimah.

Mujahidin kelompok pertama melakukan serangan terhadap posko militer Zaidani. Mujahidin berhasil merampas 3 tank, 3 senapan mesin berat PKT dan 3 senapan mesin berat kaliber 12,7 mm serta 10 senapan Klasinkov. Mujahidin juga menangkap 8 tentara rezim, yang kemudian setelah selesai operasi mengeksekusi mati mereka semua. Dalam serangan tersebut, 11 tentara rezim tewas dan sisanya melarikan diri.

Setelah menyisir bersih posko militer Zaidani, mujahidin kelompok pertama membantu mujahidin kelompok kedua dalam serangan terhadap posko militer Khaimah. Mujahidin berhasil menghancurkan sebuah tank, sementara itu dua tank lainnya melarikan diri.

Setelah selesai menaklukkan posko militer tersebut, mujahidin kelompok pertama meledakkan posko militer Zaidani secara keseluruhan. Adapun mujahidin kelompok kedua membakar habis posko militer Khaimah.

Pada keesokan harinya pasukan rezim Nushairiyah berusaha membuat posko-posko militer kembali dengan mengirimkan pasukan berkekuatan 5 tank dan 2 panser BMP. Mujahidin menghadang konvoi pasukan musuh, sehingga menewaskan beberapa tentara musuh dan memaksa sisanya untuk melarikan diri.

Segala puji milik Allah semata atas taufik dan semua nikmat-Nya.

Allah Maha Melaksanakan urusan-Nya akan tetapi kebanyakan manusia tidak memahaminya.

Jabhah Nuhsrah li-Ahli Syam

Dari Mujahidin Syam di Medan jihad

Bidang Media

Janganlah Anda melupakan kami dalam doa Anda

 

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam

Sabtu, 20 Muharram 1434 H / 5 Desember 2012 M

(muhib almajdi/arrahmah.com)