Memuat...

SNA kehilangan basis militer setelah terlibat pertempuran dengan HTS

Hanin Mazaya
Senin, 2 November 2020 / 17 Rabiulawal 1442 08:22
SNA kehilangan basis militer setelah terlibat pertempuran dengan HTS
Anggota Tentara Nasional Suriah (SNA) berfoto di pusat kota distrik Ras Al-Ain setelah wilayah tersebut dibersihkan dari kelompok Kurdi YPG yang dianggap Turki sebagai kelompok teror. (Foto: Anadolu)

ALEPPO (Arrahmah.com) - Pasukan oposisi Suriah yang didukung Turki di barat laut menderita kerugian besar akhir pekan ini, ketika mereka kehilangan markas mereka oleh faksi pejuang Suriah lainnya di Aleppo barat.

Menurut laporan oposisi dari pedesaan barat Aleppo, pasukan Hai'ah Tahrir Syam (HTS) menguasai markas untuk Brigade ke-4 Tentara Nasional Suriah (SNA) yang didukung Turki, lansir AMN (1/11/2020).

Laporan tersebut mengatakan bahwa HTS telah mengepung sementara markas Brigade ke-4 sebelum mereka dapat membangun kendali penuh atas situs tersebut yang terletak di dalam kota kunci Dart Izza.

Alasan pengepungan dari markas tersebut tidak diketahui.

Dart Izza adalah salah satu benteng terpenting bagi pasukan yang didukung Turki di Suriah barat laut, itu telah menjadi benteng utama mereka di Aleppo barat sejak mereka diusir dari ibu kota Aleppo.

Di masa lalu, faksi Jihadi seperti HTS dan Jund Al-Aqsa (sekarang bagian dari Hurras Al-Deen) telah bentrok dengan pasukan yang didukung Turki, mengakibatkan kerugian teritorial yang signifikan di barat laut Suriah. (haninmazaya/arrahmah.com)