Memuat...

Suriah Tangkapi Sel-sel ISIS di Pedesaan Damaskus

Hanoum
Kamis, 4 Desember 2025 / 14 Jumadilakhir 1447 09:17
Suriah Tangkapi Sel-sel ISIS di Pedesaan Damaskus
Suriah Tangkapi Sel-sel ISIS di Pedesaan Damaskus

DAMASKUS (Arrahmah.id) -- Unit-unit keamanan Suriah bekerja sama dengan Direktorat Intelijen Umum menangkapi sel-sel anggota kelompok militan Islamic State (ISIS) di kota Kanaker di pedesaan barat Damaskus.

Kepala Keamanan Dalam Negeri di Provinsi Pedesaan Damaskus, Ahmad al-Dalati, mengatakan dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Enab Baladi (3/12/2025), bahwa operasi tersebut dilakukan berdasarkan informasi intelijen yang kredibel dan pemantauan ketat terhadap pergerakan anggota ISIS selama beberapa pekan terakhir.

Dalam operasi tersebut, unit-unit tersebut menagkap beberapa orang yang terkait dengan sel-sel kelompok tersebut dan menyita alat peledak siap pakai, peredam suara, serta berbagai senjata dan amunisi dalam jumlah besar.

Dokumen dan bukti juga ditemukan yang membuktikan keterlibatan individu-individu ini dalam kegiatan teroris, menurut al-Dalati.

Sebelumnya, pada 1 Desember, Kementerian Dalam Negeri Suriah mengumumkan telah melaksanakan dua operasi keamanan di Provinsi Idlib yang menargetkan sel-sel yang berafiliasi dengan kelompok ISIS.

Kepala Keamanan Dalam Negeri di Provinsi Idlib, Brigadir Jenderal Ghassan Bakir, mengatakan kedua operasi tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Direktorat Intelijen Umum.

Dua operasi tersebut, yang dilaksanakan di wilayah Dana (utara Provinsi Idlib) dan barat Kota Idlib, menghasilkan penyitaan senjata ringan dan amunisi, serta sabuk peledak dan alat peledak rakitan siap pakai.

Dalam penggerebekan tersebut, dua orang tewas setelah mereka "menolak menyerah," menurut Bakir, sementara anggota sel lainnya ditangkap.

Mereka yang ditangkap dirujuk ke otoritas yang berwenang untuk melanjutkan penyelidikan sebagai persiapan untuk membawa mereka ke pengadilan, di saat kampanye keamanan, yang menurut Kementerian Dalam Negeri bertujuan untuk "mengeringkan sumber" kelompok tersebut dan mengekang aktivitasnya di wilayah kekuasaannya, masih berlangsung.

Sedangkan, pada 8 November, Kementerian Dalam Negeri Suriah mengumumkan peluncuran operasi keamanan "berskala luas" di beberapa provinsi, yang menargetkan sel-sel ISIS bekerja sama dengan Direktorat Intelijen Umum.

Juru bicara Kementerian Dalam Negeri Suriah, Nour al-Din al-Baba, mengatakan operasi keamanan yang dilancarkan kementerian terhadap kelompok ISIS mencakup 61 penggerebekan di berbagai provinsi di Suriah dan mengakibatkan 71 penangkapan, termasuk para pemimpin di berbagai tingkatan, serta anggota biasa yang dituduh melakukan sejumlah kejahatan, termasuk serangan terhadap warga sipil dan personel Kementerian Pertahanan.

Operasi tersebut mencakup provinsi Aleppo, Idlib, Hama, Homs, Deir Ezzor, Raqqa, Damaskus dan sekitarnya, serta gurun Suriah (al-Badiya). (hanoum/arrahmah.id)