Memuat...

Uzbekistan Berkomitmen untuk Memperkuat Hubungan dengan Afghanistan

Hanin Mazaya
Kamis, 24 Juli 2025 / 29 Muharam 1447 15:26
Uzbekistan Berkomitmen untuk Memperkuat Hubungan dengan Afghanistan
(Foto: Tolo News)

TASHKENT (Arrahmah.id) - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Uzbekistan menyatakan bahwa negara tersebut sangat mementingkan perluasan hubungan komprehensif dengan Afghanistan berdasarkan prinsip-prinsip bertetangga yang baik dan saling menguntungkan.

Dalam pernyataan yang diunggah di akun X miliknya, Akhror Burkhanov menulis bahwa Uzbekistan secara aktif mendukung pendalaman kerja sama ekonomi, politik, dan kemanusiaan dengan Afghanistan.

Ia menambahkan bahwa pada 2024, volume perdagangan antara Kabul dan Tashkent melampaui satu miliar dolar. Menurut Burkhanov, Uzbekistan telah memasok sumber daya penting seperti listrik ke Afghanistan dan menandatangani perjanjian investasi dan perdagangan senilai $2,5 miliar antara kedua negara, lansir Tolo News (24/7/2025).

Juru bicara Kementerian Luar Negeri juga mencatat bahwa inisiatif-inisiatif besar seperti jalur kereta api Trans-Afghanistan menunjukkan komitmen Uzbekistan untuk mengubah Afghanistan menjadi pusat perdagangan dan transit regional serta meningkatkan konektivitas antara Asia Tengah dan Asia Selatan.

Ia lebih lanjut menyatakan bahwa secara diplomatis, Tashkent terlibat secara konstruktif dengan otoritas Emirat Islam Afghanistan dan mendukung tata kelola yang inklusif serta integrasi Afghanistan ke dalam kerangka kerja internasional.

Pernyataan tersebut juga menekankan bahwa Uzbekistan tetap berkomitmen untuk memajukan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan di Afghanistan, serta terus memainkan peran penting dalam keamanan dan pembangunan regional.

Sejak berdirinya Imarah Islam pada tahun 1990-an, hubungan antara Uzbekistan dan Imarah Islam telah melalui berbagai fase. Seperti negara-negara lain di dunia, hubungan Afghanistan-Uzbekistan juga dipengaruhi oleh perkembangan politik, yang mengalami fase positif dan negatif seiring waktu. Saat ini, Kabul dan Tashkent menikmati hubungan ekonomi yang lebih kuat daripada sebelumnya, di samping ikatan politik mereka.  (haninmazaya/arrahmah.id)