Memuat...

IDAI Soroti Rentetan Keracunan di Program MBG: “Enough is Enough”

Ameera
Jumat, 26 September 2025 / 5 Rabiulakhir 1447 05:43
IDAI Soroti Rentetan Keracunan di Program MBG: “Enough is Enough”
IDAI Soroti Rentetan Keracunan di Program MBG: “Enough is Enough”

JAKARTA (Arrahmah.id) - Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyuarakan keprihatinan mendalam atas maraknya kasus keracunan makanan yang menimpa ribuan siswa peserta program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

Data yang dihimpun menunjukkan lebih dari 5.000 siswa di berbagai daerah telah menjadi korban, sehingga mendorong IDAI untuk meminta pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut.

Ketua Pengurus Pusat IDAI, Piprim Basarah Yanuarso, menegaskan bahwa meskipun tujuan program MBG sangat mulia untuk meningkatkan nutrisi anak sekolah, kejadian keracunan yang berulang tidak dapat ditoleransi.

“ Kami menyampaikan keprihatinan mendalam terhadap jatuhnya korban-korban keracunan makanan ini. Oleh karena itu, kami mengimbau dengan sangat pihak-pihak yang berwenang untuk mengevaluasi menyeluruh,” ujar Piprim.

Ia menekankan bahwa pemerintah perlu memastikan keamanan pangan secara mutlak agar kasus serupa tidak lagi terjadi. Piprim juga menegaskan bahwa IDAI tidak menentang keberlanjutan program, namun perbaikan tata kelola dan pengawasan wajib segera dilakukan.

“Sudah cukuplah, enough is enough. Cukup berhenti sampai sini keracunannya. Kalau program MBG-nya mau dilanjutkan silakan, tapi jangan ada jatuh korban keracunan lagi,” tegasnya.

IDAI menyerahkan sepenuhnya langkah perbaikan kepada pemerintah, tetapi mendesak agar evaluasi dilakukan segera.

Menurut IDAI, tindakan cepat tidak hanya penting untuk mencegah bertambahnya korban, tetapi juga untuk mengembalikan kepercayaan publik terhadap program yang sejatinya dirancang demi kebaikan anak-anak Indonesia.

(ameera/arrahmah.id)