PURWAKARTA (Arrahmah.id) - Kabar duka datang dari keluarga besar Aliansi Nasional Anti Syiah (ANNAS). Salah satu tokoh penting mereka, KH. Muhammad Dahlan, Ketua Majelis Syuro ANNAS Bekasi Raya, wafat pada Ahad, 21 September 2025 di Purwakarta.
Dalam pernyataan resmi yang dirilis ANNAS Pusat, seluruh jajaran pengurus menyampaikan duka cita mendalam atas kepergian KH. Muhammad Dahlan.
"Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Semoga segala amal ibadah dan perjuangan beliau dalam membela aqidah dan menegakkan agama Allah diterima di sisi-Nya, dan segala khilaf diampuni oleh Allah Yang Maha Kuasa. Aamiin,” tulis pernyataan ANNAS.
ANNAS juga menyampaikan doa khusus bagi almarhum, sebagaimana yang diajarkan Rasulullah SAW:
"Allahummaghfir lahu warhamhu wa ‘afihi wa’fu ‘anhu wa akrim nuzulahu wa wassi’ mudkhalahu waghsilhu bil maai wats tsalji wal baradi, wanaqqihi minal khathaayaa kamaa naqqaitats tsaubal ab-yadla minad danas. Wa abdilhu daaran khairan min daarihi, wa ahlan khairan min ahlihi, wa zaujan khairan min zauji-hi, wa adkhilhul jannata wa a‘idzhu min ‘adzaabil qabri au min ‘adzaabin naar.”
Artinya:
"Ya Allah, ampunilah dosa-dosanya, kasihanilah ia, lindungilah ia dan maafkanlah ia. Muliakanlah tempat kembalinya, lapangkanlah kuburnya, bersihkanlah ia dengan air, salju, dan air yang sejuk. Bersihkanlah ia dari segala kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan pakaian putih dari kotoran. Gantikanlah rumahnya dengan rumah yang lebih baik, keluarganya dengan keluarga yang lebih baik, pasangannya dengan pasangan yang lebih baik. Masukkanlah ia ke dalam surga-Mu dan lindungilah ia dari siksa kubur maupun siksa api neraka.”
Kabar wafatnya KH. Muhammad Dahlan menjadi kehilangan besar, terutama bagi para kader dan simpatisan ANNAS di Bekasi Raya maupun di berbagai daerah. Sosoknya dikenal tegas dalam perjuangan menjaga aqidah umat sekaligus dekat dengan masyarakat.
(ameera/arrahmah.id)
