Memuat...

Pelajar SMPN 19 Tangerang Selatan Korban Perundungan Meninggal Dunia setelah Sepekan Dirawat

Ameera
Ahad, 16 November 2025 / 26 Jumadilawal 1447 17:48
Pelajar SMPN 19 Tangerang Selatan Korban Perundungan Meninggal Dunia setelah Sepekan Dirawat
Pelajar SMPN 19 Tangerang Selatan Korban Perundungan Meninggal Dunia setelah Sepekan Dirawat

TANGERANG SELATAN (Arrahmah.id) - Seorang pelajar SMPN 19 Tangerang Selatan berinisial MH (13) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban perundungan oleh teman-temannya.

Korban wafat pada Ahad (16/11/2025) pagi setelah menjalani perawatan selama sepekan di sebuah rumah sakit di Jakarta.

Kasi Humas Polres Tangerang Selatan AKP Agil membenarkan kabar tersebut. Ia menyampaikan bahwa Kapolres Tangsel AKBP Victor Inkiriwang turut berbelasungkawa dan memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional.

"Bapak Kapolres Tangerang Selatan menyampaikan turut berdukacita sedalam-dalamnya dan akan menangani perkara tersebut secara profesional,” ujar Agil dalam keterangan tertulis.

Polres Tangerang Selatan menyatakan telah membuat laporan informasi sebagai dasar penyelidikan awal. Hingga saat ini, penyidik telah meminta keterangan dari enam saksi, terdiri atas sejumlah pelajar dan seorang guru.

"Penyidik sudah meminta keterangan klarifikasi dari beberapa saksi, ada enam termasuk guru pengajar,” kata Agil.

Ia menambahkan bahwa Sat Reskrim sebelumnya telah berupaya menemui korban, didampingi keluarga, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Dinas Pendidikan, serta UPTD PPA Kota Tangsel.

Keluarga korban menyebut MH mengalami perundungan sejak masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Kakak korban, Rizki, menjelaskan bahwa puncak kekerasan terjadi pada Senin (20/10), ketika MH diduga dipukul menggunakan bangku oleh teman sekelasnya.

MH sebelumnya dirawat di sebuah rumah sakit swasta di Tangerang Selatan. Kondisi korban yang terus memburuk membuat pihak keluarga memutuskan merujuknya ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan.

Selama perawatan, MH mengalami penurunan kondisi hingga tidak mampu beraktivitas.

Polres Tangerang Selatan memastikan proses penyelidikan akan terus berjalan untuk mengungkap dugaan tindak kekerasan yang dialami MH.

Aparat juga berkoordinasi dengan lembaga terkait guna memastikan perlindungan dan pendampingan bagi keluarga.

Hingga saat ini, polisi belum menyampaikan perkembangan lanjutan mengenai potensi penetapan tersangka.

(ameera/arrahmah.id)